RENCANA USAHA
(ENTREPRENEUR PLAN)
USAHA MICRO WARNET
Rencana usaha ini mungkin akan terlihat lucu dan impossible karena faktor eksternal yang terlihat sangat bersaing, yang tidak memungkinkan saya untuk mencari celah kelemahannya.
Menurut saya ini termasuk dari usaha kecil menengah, karena dilihat dari segi modal juga tidak terlalu besar.
Pada awalnya akan terlihat “wah” kalau buka usaha warnet tentu saja bermodal puluhan juta!!!
Tapi tidak untuk warnet ini, namanya juga micro warnet (alias warnet kecil).
To the point ae...................!!!
A. BENTUK USAHA
Warnet kecil;
B. MODAL USAHA
Biaya yang diperlukan untuk pembuatan micro warnet hanya berkisar Rp. 5.000.000,- ; jauh dari besar modal untuk pembuatan warnet standar sekarang.
C. PROPERTI, PERALATAN DAN PERLENGKAPAN YANG DIBUTUHKAN
1. Perangkat komputer komplit
2. Modem CDMA
3. Printer multifungsi (kalaupun ga’ ada juga ga’ masalah)
D. RINCIAN BIAYA
NO | BARANG | HARGA | JUMLAH | TOTAL |
1 | Seperangkat komputer | Rp. 1.000.000,- | 4 | Rp. 4.000.000,- |
2 | Modem CDMA (Broadband) | Rp. 200.000,- | 4 | Rp. 800.000,- |
3 | Lain-lain | Rp. 200.000,- | - | Rp. 200.000,- |
TOTAL | Rp. 5.000.000,- | |||
4 | Printer | Rp. 650.000,- | 1 | Rp. 650.000,- |
Keterangan :
1. Komputer yang dibutuhkan adalah komputer dengan processor P4 (meskipun hanya secend ). Untuk kinerja yang lebih baik alangkah baiknya RAM diganti yang baru supaya komputer lebih awet dan tahan lama. Harga seperangkat komputer P4 secend tidak lebih dari Rp. 1.000.000,-; bahkan lebih murah dari itu, yang terpenting lihat performa dan spesifikasi komputer.
2. Pemilihan modem CDMA karena terhitung lebih murah biaya akses internetnya daripada GSM terlebih lagi penggunaan Speedy. Dengan selisih sbb:
Akses | CDMA (flexi, smart) | GSM (three, Simpati) | SPEEDY |
Unlimited harian | 2.500 (flexi) 3.000 (smart) | - | - |
Unlimited bulanan | 40.000 (flexi) 45.000 (smart) | 42.000/1gb (three) 50.000 (Simpati) | (50.000/500MB) 750.000 |
3. Keperluan lain-lain seperti instalasi kabel, dsb
4. Printer, hanya digunakan untuk mendapatkan hasil tambahan dari tujuan utama (dikarenakan kebutuhan modal yang belum mencukupi untuk membeli peralatan)
E. TEKNIS MEMULAI USAHA & PELUANG USAHA
Mungkin kalau micro warnet ini didirikan di daerah perkotaan, jelas tidak mempunyai prospek yang menjanjikan karena memang kalah saing dengan warnet standar dengan kecepatan akses yang lumayan.
Tetapi disini saya akan mendirikan usaha didaerah pedesaan yang jauh dari kota kecamatan (karena memang tempat tinggalku juga disana).
Jarak desa dengan kecamatan + 15 km, cukup jauh untuk menjangkau warnet standar (sebagai pesaing usaha). Terlebih lagi customer diprioritaskan untuk anak-anak SD dan SMP, bukan diprioritaskan untuk kalangan umum meskipun boleh saja rental komputer (warnet) disini. Itung-itung untuk pembelajaran dan mengenalkan internet sejak dini kepada generasi bangsa di pedesaan (warnet masuk desa). Selain itu didesa saya terdapat 3 buah SD, & masih belum ada SMP. Rasa ingin tahu dan belajar tentang teknologi yang timbul dari anak-anak itu yang saya jadikan sebagai peluang untuk membuka usaha warnet.
Micro warnet ini dibuat tanpa tempat duduk kursi (hanya lesehan) selain untuk keleluasaan duduk juga menekan biaya pengadaan kursi. Juga dibuat tanpa skat KBU, selain masalah biaya karena customernya anak-anak maka lebih mudah untuk memantau dan mengawasi seandainya membuka hal-hal yang tidak dianjurkan.
Selain dari rental warnet, saya juga akan mencari tambahan pendapatan dari pengetikan dan cetak photo digital (kalau sudah mempunyai tambahan modal untuk pembelian printer dan perlengkapan lainnya).
F. IDENTIFIKASI KELEMAHAN PESAING USAHA
Sebagai bahan pertimbangan lancar atau tidaknya usaha tersebut maka harus bisa melihat peluang usaha sekaligus mengetahui kelemahan dari pesaing usaha.
1. Jarak yang jauh, tidak memungkinkan bagi anak-anak (usia SD/SMP) untuk bisa selalu datang ke lokasi warnet standar
2. Biaya yang lebih mahal, rata-rata Rp. 3.000,- /jam untuk warnet standar
G. PERKIRAAN RUGI LABA
Pendapatan
Target dalam 1 hari/1 malam harus mendapat 20 pelanggan,
Dengan biaya sewa Rp. 2.000,-/jam
20 x 2.000 = 40.000/hari
25 hari x 40.000 = 1.000.000/bulan
Biaya operasional
40.000 //biaya pulsa CDMA unlimited bulanan
80.000 //biaya listrik bulanan
30.000 //lain-lain yang tak terduga
150.000 // jumlah pengeluaran
Keuntungan
Laba bersih = pendapatan kotor – biaya operasional
1.000.000 – 150.000 = 850.000
Jadi perhitungan pendapatan perbulan + Rp. 850.000,-
Dengan pendapatan tersebut (belum ditambah pendapatan tambahan) Modal usaha akan kembali dalam jangka waktu kurang lebih 1 tahun.